Wednesday, December 19, 2012

Tentang Royal Jelly



Royal jelly berbentuk seperti cairan kental, cenderung seperti krim, yang berwarna putih susu, berbau tajam, dan memiliki rasa asam dan pahit. Yang membedakan royal jelly dengan produk perlebahan lainnya adalah karena royal jelly tidak dikumpulkan dari luar, melainkan merupakan hasil metabolisme tubuh lebah. Royal jelly berada di kelenjar hipofaring (di bagian kepala) lebah perawat.

Royal jelly, atau susu lebah, merupakan bahan makanan seluruh larva yang ada di koloni lebah, baik larva lebah pekerja maupun larva ratu lebah. Tetapi, setelah dewasa, lebah pekerja berhenti memakan royal jelly, sedangkan ratu lebah tetap mengonsumsinya. 

Secara genetik, telur ratu lebah identik dengan telur lebah betina lainnya. Tetapi lebah pekerja (betina) hanya mengonsumsi royal jelly selama tiga hari pada fase larva, sementara ratu lebah mengonsumsi royal jelly sepanjang hidupnya. Royal jelly membuat ratu lebah memiliki banyak keunggulan dibandingkan lebah betina lainnya, yaitu ratu lebah berusia 40 kali lebih lama dibanding lebah pekerja (4-6 tahun dibandingkan 5-6 minggu), dan dapat menghasilkan telur hingga 2,000 telur per harinya, sementara lebah betina yang lain tidak menghasilkan telur atau mandul. 

Royal jelly memiliki sifat antioksidan. Secara fisik, royal jelly mudah rusak sehingga harus disimpan dalam keadaan beku atau dicampur dengan madu. Bila rusak, royal jelly akan kehilangan kandungan nutrisi pentingnya, seperti:
  • Protein dan asam amino yang merupakan komponen terbesar dalam royal jelly.
  • Asam lemak esensial. Asam lemak yang paling banyak terkandung dalam royal jelly adalah 10-HDA (trans-10-hydroxy-2-decenoic acid). Hingga kini belum ditemukan produk alami lain yang memiliki kandungan 10-HDA, tidak juga pada hasil lebah lainnya.
  • Vitamin B kompleks, seperti: B1, B2, B6, B12, biotin, asam folat dan inositol. Selain itu juga kaya akan kandungan vitamin B5 atau asam pantotenat, yang dikenal akan khasiatnya untuk mengurangi tingkat stress.
  • Asetilkolin
  • Enzim, seperti glukosa oksidase, fosfatase, dan kolinesterae.
  • Gula, seperti fruktosa dan glukosa.
  • Mineral, seperti: kalium, kalsium, natrium, zink, besi, cuprum, dan mangan.
  • Gamma globulin
  • Gelatin

Dengan kandungan sekaya itu, tak heran bila Royal Jelly terbukti secara ilmiah:
  • Memiliki efek antipenuaan yang membuat terlihat awet muda serta meningkatkan produksi kolagen sehingga mempertahankan keremajaan dan kelenturan kulit.
  • Memperpanjang rentang hidup karena membuat tubuh lebih sehat.
  • Memperbaiki sistem reproduksi, termasuk meningkatkan kesuburan suami-istri, mengatasi nyeri haid, dan menjaga kesehatan sistem reproduksi setelah menopause.
  • Meningkatkan daya ingat dan melindungi sistem saraf.
  • Mencegah osteoporosis karena membantu meningkatkan kemampuan tulang menyerap kalsium dan menstimulasi pembentukan tulang.

Fakta penelitian ilmiah tentang rahasia keajaiban Royal Jelly

Prof. Belvefer, Paris, Prancis : “ Royal Jelly memperkuat dan meremajakan sel-sel tubuh. Karena kemampuannya merangsang sekresi kelenjar endokrin tubuh dan juag berhasil mengobati batuk rejan; memperbaiki kondisi tubuh yang lemah; meningkatkan nafsu makan pada anak-anak; dan mengatasi bronkitis, migren, gangguan kantung empedu, gangguan saraf, masalah pencernaan, serta gangguan kesehatan lainnya.”
 Dr.A.Saenz dalam makalahnya “ Biology, biochemistry and the Therapeutic Effecs of Royal Jelly in Human Pathology” diterbitkan oleh Pasteur Insitute of Paris menunjukan bagaimana peran royal jelly pada peningkatan dan pertahanan terhadap kwalias hidup seseorang yang telah berusia lanjut. Dr.A.Saenz juga menyatakan adanya asam panthotenat dalam Royal Jelly sebagai factor umur panjang selain kandungan Vitamin B alami lainnya yang banyak dalam Royal Jelly
Dr. Lividitis dari Yunani: Royal Jelly memperbaiki penyakit Parkinson dan kelainan-kelainan pada syaraf tubuh lainnya. 
 Sebuah penelitian di Jepang yang dipublikasikan pada tahun 2007 menyimpulkan Royal Jelly mampu memicu proses neurogenesis. Neurogenesis adalah proses pembentukan neuron dalam perkembangan otak.
Y. T. Cho, seorang peneliti dari Cina, menyimpulkan kalau Royal Jelly bermanfaat menurunkan kolesterol dan trigliserida yang tidak normal.
 T. Inoue yang meneliti penggunaan Royal Jelly di Jepang sekaligus meneliti kemanjuran Royal Jelly secara medis. 

Mau Order Royal Jelly ??

 

 

Silahkan hubungi kami di 08123158200

Kami menghadirkan tiga pilihan bentuk royal jelly yang masing-masing diolah secara sempurna untuk menjaga kandungan alaminya.
  • Royal Jelly Fresh 100% Royal Jelly; dalam bentuk beku 1/4 kg; harga Rp. 499.000
  • Royal Jelly Fresh 100% Royal Jelly; dalam bentuk beku 1/2 kg; harga Rp. 999.000
  • Cream Royal Jelly dengan kandungan 50% Royal Jelly;  harga Rp. 75.000

Catt : Royal Jelly 100% hanya bisa dikirim ke kota yang melayani pengiriman kilat (24jam sampai) mengingat pengiriman Royal Jelly dalam keadaan/kondisi beku.

 http://www.hd.co.id/info-produk/serial-hd-mengenal-royal-jelly