Sakit mag merupakan istilah yang populer untuk menggambarkan kondisi-kondisi seperti ini: kalau sering muntah agak asam, suhu badan naik, muka pucat, nafsu makan kurang, kalau sedang kosong perut terasa sakit, perih, dan sesak pada bagian atas ulu hati sakit hingga kadang-kadang membuat kita terbangun di tengah malam, buang hajat tidak teratur, terkadang sembelit atau mencret Maag sendiri merupakan kosa kata Belanda yang berarti lambung yang kemudian diindonesiakan menjadi mag. Jadi, sakit mag sebenarnya adalah sakit lambung. Umumnya, penyakit yang sering terjadi pada orang bergolongan darah O ini berupa radang selaput lendir (mukosa), lambung (gastritis), atau luka mukosa lambung (gastric ulcer) yang dikenal dengan istilah tukak lambung (ulcus pepticum) Biang keladi penyakit ini adalah zat yang dapat menginhibisi sekresi asam lambung. Misalnya, histamin dan anti-inflamasi non-steroid. Kerja berat, pikiran tegang, tidak tenang, atau kurang tidur juga menyebabkan kadar asam lambung yang tinggi. Sering terlambat makan, kebiasaan minum obat yang bersifat asam saat perut kosong, minum minuman beralkohol, dan mengisap rokok berlebihan juga bisa menjadi penyebab penyakit ini. Demikian pula dengan infeksi bakteri Helicobacter pylory yang dapat menyerbu lapisan submukosa lambung Berdasarkan penyebab tadi, penyembuhannya dilakukan dengan menetralkan asam lambung, mengurangi produksi asam lambung, mengobati infeksi pada selaput lendir lambung, dan mengurangi rasa sakit akibat iritasi selaput lendir atau kekejangan otot dinding lambung. Obatnya antasid, antihistamin, antikolinergik, demulcent (dapat mengurangi iritasi lokal pada tukak lambung, dan secara fisik melindungi sel-sel di bawahnya terhadap kontak dan iritasi dari luar). Khusus untuk sakit lambung karena infeksi H. pylory pengobatannya menggunakan antibiotik. Penderita dianjurkan pula untuk makan dalam jumlah sedikit tetapi sering. Selain dengan pengobatan menggunakan obat farmasi, penyembuhan sakit mag juga bisa dengan menggunakan tanaman obat. Dengan mencampur tanaman yang mempunyai sifat demulcent, antasid dan astringent, akan dapat diperoleh sediaan paling baik untuk pengobatan luka (tukak). Berikut adalah beberapa resep tanaman untuk mengatasi berbagai gangguan lambung. 1.Kunyit (Curcuma longa atau C. domestica) Seibu jari rimpang kunyit setelah dicuci, diparut. Parutannya kemudian diberi sedikit air dan diperas. Minum 2x sehari, pagi sebelum makan dan malam sebelum tidur. Ambil gel segar dari setengah lembar daun lidah buaya. Gel sebanyak ini diminum untuk sekali minum. Minumlah 2x sehari. Bisa diberi madu secukupnya. Untuk ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsi ramuan ini. 2.Chamomila (Matricaria recutita) Seduh 1 sendok teh bunga kamomila dengan 150 ml air panas, diamkan selama 5 - 10 menit, lalu minum. Ulangi seduhan ini 3 - 4 kali sehari. 3.Kencur (Kaempferia galanga) Untuk mengatasi sakit mag: 1 jari rimpang kencur dicuci bersih, dikupas, dan dikunyah dengan garam seperlunya. Sesudah halus, telan kunyahan kencur tadi disusul dengan minum air hangat. Lakukan ini 3x sehari. 4.Cincau Hitam (Mesona palustris) Ambil segenggam daun cincau (± 80 g berat basah). Daun dicuci bersih lalu digiling sampai halus. Hasilnya diremas dengan air minum seperlunya dan saring. Agar lekas mengental, beri kapur sirih seperlunya. Setelah menggumpal, makan dengan air gula atau sirup. Lakukan ini 3x sehari, masing-masing sebanyak 1 gelas minum (kapasitas gelas kira-kira 200 ml). 5.Meniran (Phyllanthus niruni) Cuci dan rebus _ genggam daun meniran dengan 3 gelas air dan biarkan sampai tinggal 1/2nya. Sesudah dingin disaring, lalu diminum dengan madu seperlunya. Lakukan cara ini 3x sehari. Jika lambung kita bermasalah dsn obat biasa tidak mangsah, tidak ada salahnya untuk berpaling ke alam untuk mencari obatnya khan? |
Showing posts with label cincau. Show all posts
Showing posts with label cincau. Show all posts
Wednesday, November 23, 2011
Ramuan Herbal Mengatasi Sakit Maag
Sunday, June 12, 2011
Cincao Hijau... Apa tuh Manfaatnya?
Setelah beberapa waktu yang lalu kita membahas tentang Cincao Hitam, kini kita bahas yuk tentang Cincao Hijau...
Dengan kandungan-kandungannya itu, cincau hijau bisa dimanfaatkan untuk membantu menyembuhkan radang lambung, demam, dan tekanan darah. Tentang penyakit yang terakhir, penelitian yang dilakukan Prof. Dr. Sardjito dkk dari Jogjakarta pada 1966 berhasil membuktikannya.
Saat itu, salah satu uji coba dilakukan pada seorang pasien berumur 70 tahun yang tekanan darahnya mencapai 215 mm/120mm. Setelah mengkonsumsi cincau dua kali sehari selama satu bulan, tekanan darahnya menjadi 160mm/100 mm. Keluhan pusing, sering lelah dan jalan sempoyongan, pun hilang serta berat badan turun.
Cincau juga bisa membantu menyembuhkan penyakit degeneratif seperti jantung koroner. Ini karena cincau memiliki kandungan serat yang cukup tinggi. Penelitian Direktorat Gizi departemen Kesehatan menemukan 6.23 gram per 100 gram kandungan serat kasar dalam gel cincau. Mengkonsumsi sehari- hari bersama buah dan sayur-mayur, bisa mencukupi kebutuhan serat harian sebesar 30 gram.
Bila kandungan seratnya cukup tinggi, tidak begitu dengan kandungan kalori yang hanya 122. karena kandungan serat yang tinggi dan kalorinya rendah, mengkonsumsi cincau setiap malam bisa membantu melancarkan buang air besar. Manfaat kesehatan juga bisa didapat dari akarnya yang mengandung pati, lemak dan alkaloid cycleine. Zat-zat inilah yang membuatnya mampu mengobati demam dan sakit perut.
CARA MUDAH MENGAMBIL KHASIATNYA
Cincau atau camcam adalah tanaman asli Asia Tenggara yang memiliki nama latin Cyclea Barbata. Bia dapat berkembang subur di dataran rendah sampai daerah dengan ketinggian 800 metel dpl. Tanah gembur dengan keasaman 5.5 sampai 6.5 dan lingkungan teduh, adalah tempat yang cocok bagi cincau.
Tanaman perdu ini tumbuh dengan cara merambat kearah kanan pohon inangnya. Berdiameter sekitar 1 cm, panjangnya bisa mencapai 5 sampai 16 meter. Bentuk daunnya seperti perisai, meruncing dan berwarna hijau, dengan panjang antara 5 sampai 16 cm. Bila dipegang, permukaan daun terasa kasar oleh bulu-bulunya.
Untuk membuat daun cincau hijau menjadi minuman segar dengan bermacam khasiat di atas, caranya sangat mudah. Daun-daun cincau tersebut cukup dicuci bersih, diremas-remas sampai lumat, ditambah sedikit air dan cairan kental yang keluar disaring.
Seberapa banyak daun dan bahan-bahan tambahannya, disesuaikan dnegan manfaat yang akan diambil. Untuk panas perut, dibutuhkan sekitar 20 helai daun. Setelah diremas dan disaring, tambahkan jeruk nipis sesuai selera. Kemudian dibiarkan di tempat dingin sampai menjadi gel atau agar-agar. Agar terasa nikmat meminumnya bisa diberi madu, sirup atau gula aren cair.
Cara sama berlaku untuk mengobati disentri dan sariawan. Ramuan tersebut diminum selama seminggu berturut-turut. Sedangkan untuk mengobati bisul, daun cincau secukupnya dicuci bersih dan dilumatkan. Setelah lembut ditempelkan di bagian yang bernanah untuk mengeluarkan nanah tersebut.
Sementara untuk demam, yang dimanfaatkan adalah rimpangnya. Bagian akar ini dicuci bersih dengan air secukupnya. Setelah matang, minum air rebusannya. Selain cara ini, bisa juga dengan menyeduh rimpang dengan air panas.
Bila ingin sekedar menikmatinya sebagai minuman segar, setelah menjadi gel dicampur dengan santan dan es batu. Santannya tentu dibikin beraroma, dengan merebusnya bersama gula, daun pandan dan garam secukupnya.
Bagaimana?
Sources : http://adf.ly/1mWmv
Monday, March 7, 2011
Ampuhnya Cincau Hitam (Mesona palustris)
Es Cincau sudah tak asing lagi untuk pelepas dahaga, apalagi Cincau plus gula merah, santan dan es batu paling enak disantap siang-siang saat panas. Meski terlihat sepele,bahan makanan ini banyak digunakan sebagai resep masakan tradisional yang terbuat dari ekstrak daun Cincau. Jangan ditanya rasanya, karena konsumennya mulai dari kalangan bawah hingga atas. Mencarinya pun mudah, karena banyak dijual di pasar tradisional sampai pasar swalayan.
Janggelan/Cincau Hitam itu bahan dasarnya adalah daun cincau hitam (Mesona palustris).Awalnya tanaman cincau berasal dari Asia dan menyebar ke India, Birma, Indocina, Philipina sampai Indonesia. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di daerah yang memiliki ketinggian 75 – 2300 m di atas permukaan laut. Mesona palustris BL adalah bahasa latin untuk cincau hitam. Termasuk dalam famili Labiate.Ciri-cirinya, berbatang kecil dan ramping, Pada ujung batang tumbuh batang-batang kecil, ada yang tumbuh menjalar ke tanah dan ada pula yang tegak. Memiliki bentuk daun yang lonjong, berujung runcing. Bentuk bunga mirip dengan kembang kemangi berwarna merah muda atau putih keunguan. Nah, dari daun dan batang inilah menghasilkan gelatin hijau kehitaman. Oleh karena itu dikenal dengan nama Cincau Hitam.
Cara membuatnya: Pilih daun yang tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda. Daun ini kemudian diremas-remas dalam air matang. Perbandingannya sekitar 1 liter air untuk 2 genggam daun cincau. Air remasan kemudian disaring dan diendapkan selama satu malam. Paginya, air ini sudah akan mengental dan membentuk gel. Gel inilah yang kita kenal dengan Cincau.
Kehadiran cincau hitam dalam resep minuman dingin sangat diharapkan untuk penciptaan padu padan warna yang menarik dan kontras, Apalagi jika cincau hitam tersebut disajikan bersama-sama dengan resep yang lain seperti buah-buahan, irisan kelapa muda, kolang-kaling, tape singkong dan lain-lain. Seperti yang kita bisa nikmati dalam bentuk es campur. Tapi tahukah anda cincau tak hanya sedap untuk campuran minuman, di balik warnanya yang hitam pekat, cincau hitam ternyata memiliki banyak khasiat.
Berikut nutrisi yang terkandung dalam 100 g Cincau (Sumber: DKBM, 1999) :
Energi: 122 kkal
Protein: 6 g
Lemak 1 g
Karbohidrat 26 g
Kalsium 100 mg
Fosfor 100 mg
Zat besi 3.3 mg
Vitamin A 10.750 SI
Vitamin B1 80 mg
Protein: 6 g
Lemak 1 g
Karbohidrat 26 g
Kalsium 100 mg
Fosfor 100 mg
Zat besi 3.3 mg
Vitamin A 10.750 SI
Vitamin B1 80 mg
Vitamin C 17 mg
Serat Makanan 6.23 g
Serat Makanan 6.23 g
Dari segi gizi, Cincau Hitam memang merupakan bahan makanan yang sangat minim kandungan gizinya (hanya 6%). Kandungan terbesarnya adalah air, hampir mencapai 98%. Mengingat dalam proses pembuatannya ditambahkan mineral dan pati, cincau hitam mengandung sejumlah mineral dan karbohidrat dalam jumlah lumayan. Tak heran banyak orang menggunakan Cincau Hitam sebagai resep makanan rendah energi untuk tujuan diet, baik karena alasan kesehatan maupun untuk keperluan melangsingkan tubuh. Cincau Hitam dapat dimakan dalam jumlah banyak tanpa perlu khawatir menjadi gemuk.
Masyarakat Indonesia sendiri mempercayai Cincau Hitam berkhasiat sebagai resep panas dalam, obat sakit perut (perut mual, radang lambung, tifus, dan penyakit usus.), obat diare, obat batuk, pencegah gangguan percernaan dan penurun tekanan darah tinggi. Makanan penghilang dahaga nan menyegarkan ini juga bermanfaat untuk kesehatan karena ada kandungan serat larut air (soluble dietary fiber) yang terdapat di dalamnya. Di dalam tubuh, serat larut air dapat mengikat kadar gula dan lemak sehingga bermanfaat untuk mencegah penyakit seperti Diabetes Melitus, Jantung, Stroke.Sementara itu, rimpang dari tanaman Cincau ini dapat mengatasi demam. Irisan rimpangnya direbus dengan air, lalu diperas. Selain direbus, rimpangnya bisa diseduh dengan air panas lalu disaring dan diminum.
Sedangkan di China dan Taiwan, Cincau Hitam yang dalam bahasa lokalnya disebut Hsian Tsao sangat populer untuk digunakan sabagai obat penurun tekanan darah dan obat diuretik. Di Korea Selatan, Cincau hitam yang dicampur dengan rempah-rempah telah dipasarkan sebagai makanan kesehatan. Kabar menggembirakan, bila selama ini kita telah mengenal vitamin E sebagai antioksidan yang cukup ampuh, tak disangka, ternyata ekstrak cincau hitam memiliki aktivitas antioksidan yang jauh lebih kuat dari vitamin E.
Sumber :
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)









